Hallo pembaca yang setia, postingan kali ini saya akan membahas mengenai suatu masalah tentang revolusi industri era 4.0
Yuk simak ulasan berikut
Apakah kalian tahu kapan revolusi industri era 4.0 terjadi? Ternyata Revolusi Industri terjadi pada tahun 1750-1850 dan mulai menyebar di Revolusi Industri dimulai dari Britania Raya dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa Barat, Amerika Utara, Jepang, dan menyebar ke seluruh dunia.
keadaan sebelum revolusi industri pada ekonomi Inggris di abad pertengahan masih mempunyai ciri negara yang belum maju. Penduduknya masih jarang dan umumnya tinggal di pedesaan dan hidup dari pertanian dan kerajinan. Perdagangan yang masih melalui barter dan produksinya hanya untuk memenuhi pesanan dalam negeri saja.
Faktor pendorong terjadinya revolusi industri antara lain :
Pelayaran dan perdagangan bangsa Inggris sejak abad XVI mengalami kemajuan pesat setelah jalan dagang tidak lagi melewati laut tengah, tetapi melalui samudera Atlantik, Afrika, sampai ke Asia. Selain itu hubungan antara Eropa Barat dan Amerika semakin bertambah ramai.
Kemajuan perdagangan menyebabkan modal kaum kapitalis bertambah besar yang dapat digunakan utuk mendirikan sebuah pabrik.
Banyak orang Inggris yang gemar melakukan penelitian terutama pada bidang ilmu pengetahuan alam.
Perkembangan revolusi industri didukung oleh keberhasilan Revolusi Agraria. Didukung pula oleh penemuan mesin-mesin industri, modal, tenaga kerja, dan bahan mentah. Dengan cepat Inggris berubah menjadi negara industri. Inggris menjadi negara industri karen keadaanya sangat menguntungkan yang dapat dibuktikan antara lain:
Letak geografis Inggris yang strategis.
Inggris menjadi sangat makmur karena perdagangan sangat menguntungkan.
Masyarakat pengusaha bekerja erat dengan aristokrat dan pemerintah.
Cepatnya pertumbuhan penduduk dan banyaknya tenaga kerja.
Akibat dari Revolusi Industri di Inggris antara lain :
Pada bidang sosial timbulnya golongan borjuis dan buruh, timbulnya urbanisasi, dan timbulnya pertentangan antara buruh dan majikan.
Pada bidang ekonomi timbulnya industri besar, harga barang semakin murah, dan upah buruh menjadi murah karena sebagian pekerjaan dikerjakan oleh mesin.
Pada bidang politik timbulnya kapitalisme modern; kapitalis yang merupakan produsen, pedagang dan distributor. Sebagai produsen maka butuh barang mentah, sebagai pedagang dan distributor pasar. Untuk itu mereka mempengaruhi negara untuk mencari negara jajahan sebagai sumber bahan baku di pasar barang industrinya. selain itu timbul juga Imperialisme modern; negara penjajah yang mencari tanah jajahan karena didorong mendapatkan untung sebanyak banyaknya, dan agar mudah memperoleh bahan baku industri dan tempat penanaman modal.
Perubahan dunia kini tengah memasuki era revolusi industri 4.0 atau revolusi industri dunia keempat dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. Segala hal menjadi tanpa batas (borderless) dengan penggunaan daya komputasi dan data yang tidak terbatas (unlimited), karena dipengaruhi oleh perkembangan internet dan teknologi digital yang masif sebagai tulang punggung pergerakan dan konektivitas manusia dan mesin. Era ini juga akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, termasuk di dalamnya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta pendidikan tinggi.
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan bahwa tantangan revolusi industri 4.0 harus direspon secara cepat dan tepat oleh seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Kementerian, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) agar mampu meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di tengah persaingan global. Hal ini diungkapkan Menteri Nasir dalam pembukaan acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) 2018 yang digelar di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), Medan(17/1).
“Kebijakan strategis perlu dirumuskan dalam berbagai aspek mulai dari kelembagaan, bidang studi, kurikulum, sumber daya, serta pengembangan cyber university, risbang hingga inovasi. Saya berharap dalam Rakernas ini dapat dihasilkan rekomendasi pengembangan iptek dikti dalam menghadapi revolusi industri 4.0. ,” ujar Menteri Nasir.
Menristekdikti menjelaskan ada lima elemen penting yang harus menjadi perhatian dan akan dilaksanakan oleh Kemenristekdikti untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa di era Revolusi Industri 4.0, yaitu:
1. Persiapan sistem pembelajaran yang lebih inovatif di perguruan tinggi seperti penyesuaian kurikulum pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal data Information Technology (IT), Operational Technology (OT), Internet of Things (IoT), dan Big Data Analitic, mengintegrasikan objek fisik, digital dan manusia untuk menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang kompetitif dan terampil terutama dalam aspek data literacy, technological literacy and human literacy.
2. Rekonstruksi kebijakan kelembagaan pendidikan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap revolusi industri 4.0 dalam mengembangkan transdisiplin ilmu dan program studi yang dibutuhkan. Selain itu, mulai diupayakannya program Cyber University, seperti sistem perkuliahan distance learning, sehingga mengurangi intensitas pertemuan dosen dan mahasiswa.
3. Persiapan sumber daya manusia khususnya dosen dan peneliti serta perekayasa yang responsive, adaptif dan handal untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Selain itu, peremajaan sarana prasarana dan pembangunan infrastruktur pendidikan, riset, dan inovasi juga perlu dilakukan untuk menopang kualitas pendidikan, riset, dan inovasi.
4. Terobosan dalam riset dan pengembangan yang mendukung Revolusi Industri 4.0 dan ekosistem riset dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas riset dan pengembangan di Perguruan Tinggi, Lembaga Litbang, LPNK, Industri, dan Masyarakat.
5. Terobosan inovasi dan perkuatan sistem inovasi untuk meningkatkan produktivitas industri dan meningkatkan perusahaan pemula berbasis teknologi.
Guna mewujudkan industri generasi ke empat, pemerintah turut merancang peta jalan dengan nama Making Indonesia 4.0 yang memuat sejumlah inisiatif untuk diterapkan. Salah satu garis besar dari inisiatif dimaksud adalah mempersiapkan tenaga kerja yang andal serta keterampilan khusus untuk penguasaan teknologi terkini. "Lima industri tersebut diharapkan membawa efek yang besar terhadap daya saing dan kontribusinya terhadap ekonomi Indonesia menuju 10 besar ekonomi dunia pada 2030," tutur Jokowi. Pada saat bersamaan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto menyebut gelaran Indonesia Industrial Summit 2018 akan jadi ajang Kementerian Perindustrian bersama pemangku kepentingan untuk mendiskusikan kesiapan Indonesia menuju Revolusi Industri 4.0. Nantinya, Kemenperin akan menerima masukan-masukan dari berbagai pihak untuk menyiapkan industri agar siap dengan perubahan yang terjadi di dunia saat ini.
Permasalahan
1. Apa langkah yang dapat kita ambil sebagai guru dalam menghadapi revolusi industri era 4.0
2. Apa pekerjaan yang cocok dalam era revolusi industri 4.0
3. Bagaimana dengan dampak yang diberikan dari adanya revolusi industri era 4.0
Saya akan membantu menjawab permasalahan no 1
BalasHapusEra revolusi industri 4.0 juga mengubah cara pandang tentang pendidikan. Pendidikan setidaknya harus mampu menyiapkan anak didiknya menghadapi tiga hal: a) menyiapkan anak untuk bisa bekerja yang pekerjaannya saat ini belum ada; b) menyiapkan anak untuk bisa menyelesaikan masalah yang masalahnya saat ini belum muncul, dan c) menyiapkan anak untuk bisa menggunakan teknologi yang sekarang teknologinya belum ditemukan.
Untuk bisa menghadapi semua tantangan tersebut, syarat penting yang harus dipenuhi adalah bagaimana menyiapkan kualifikasi dan kompetensi guru yang berkualitas. Pasalnya, di era revolusi industri 4.0 profesi guru makin kompetitif.
Setidaknya terdapat lima kualifikasi dan kompetensi guru yang dibutuhkan di era 4.0. Kelimanya meliputi:
(1) Educational competence, kompetensi mendidik/pembelajaran berbasis internet of thing sebagai basic skill di era ini;
(2) Competence for technological commercialization, punya kompetensi membawa siswa memiliki sikap entrepreneurship (kewirausahaan) dengan teknologi atas hasil karya inovasi siswa;
(3) Competence in globalization, dunia tanpa sekat, tidak gagap terhadap berbagai budaya, kompetensi hybrid, yaitu global competence dan keunggulan memecahkan problem nasional;
(4) Competence in future strategies, dunia mudah berubah dan berjalan cepat, sehingga punya kompetensi memprediksi dengan tepat apa yang akan terjadi di masa depan dan strateginya, dengan cara joint-lecture, joint-research, joint-resources, staff mobility dan rotasi, paham arah SDG’s, dan lain sebagainya.
(5) Cconselor competence, mengingat ke depan masalah anak bukan pada kesulitan memahami materi ajar, tapi lebih terkait masalah psikologis, stres akibat tekanan keadaan yang makin komplek dan berat.
Saya akan menjawab permasalahan nomor 3
BalasHapusIndustri yang saat ini paling terancam dengan kehadiran revolusi industri era 4.0 yang lembaga keuangan. Pada akhir tahun 2017, disebut-sebut beberapa lembaga keuangan sedang gencar-gencarnya melakukan pengeluaran tenaga kerja.
Pengurangan itu adalah, kantor depan pekerja kantor Bank tidak dapat melakukan yang lain, tetapi kini hal itu tidak lagi berlaku. Disebabkan para Nasabah LEBIH menyukai melakukan AKTIVITAS Perbankan through ATM (Anjungan Tunai Mandiri) maupun through mobile banking maupun internet banking .
Selain itu, mengawasi Financial Technology ( Fintech ) merupakan inovasi di bidang keuangan. Di fintech , masyarakat hanya butuh buka akses melalui website, lalu mereka bisa melakukan peminjaman sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, semua transaksi pun bisa dilakukan pada aplikasi-aplikasi milik lembaga fintech tersebut. Sangat mudah dilakukan oleh para pihak yang ingin melakukan kegiatan keuangan.
Kehadiran revolusi industri 4.0 memang tak bisa dibendung, dan tak bisa juga dipungkiri dapat membuat banyak industri melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada para karyawannya yang tidak lagi dapat bersaing dan termasuk perkembangan teknologi.
saya akan menjawab permasalahan yang kedua
BalasHapuspekerjaan yang cocok dalam era revolusi industri 4.0 di indonesia
1. dibidang industri makanan dan minuman
2. dibidang industri elektronik
3. dibidang industri otomotif
4. dibidang tekstil
5. dibidang kimia
hal ini dikarenakan pemerintah tengah gencar gencarnya mempersiapkan untuk mengembangkan kelima sektor industri tersebut sehingga akan membutuhkan lapangan pekerjaan